Doa Jawsyan Kabir Dan Terjemahan 'link'
Doa Jawsyan Kabir dan Terjemahan: Perisai Agung Berisi 1000 Nama Allah
Dalam tradisi spiritual Islam, khususnya di kalangan pecinta selawat dan zikir, Doa Jawsyan Kabir menempati posisi yang sangat istimewa. Doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah "perisai spiritual" yang berisi untaian asmaul husna dan sifat-sifat mulia Allah SWT.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai makna, keutamaan, serta teks Doa Jawsyan Kabir beserta terjemahannya untuk membantu Anda menyelami kedalaman maknanya. Apa Itu Doa Jawsyan Kabir?
Secara harfiah, Jawsyan berarti "baju besi" atau "perisai", sedangkan Kabir berarti "besar". Maka, Jawsyan Kabir adalah "Perisai Besar".
Menurut riwayat, doa ini diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau sedang berada dalam sebuah peperangan dan mengenakan baju besi yang sangat berat hingga menyulitkan tubuh beliau. Malaikat Jibril datang membawa pesan dari Allah SWT bahwa doa ini adalah perlindungan yang lebih kuat daripada baju besi fisik manapun.
Struktur doa ini terdiri dari 100 pasal (bab), di mana setiap pasalnya mengandung 10 nama atau sifat Allah. Jadi, secara total terdapat 1000 nama Allah yang agung di dalamnya. Keutamaan Membaca Doa Jawsyan Kabir
Membaca dan merenungi terjemahan Jawsyan Kabir dipercaya membawa berbagai manfaat spiritual, di antaranya:
Perlindungan Diri: Sebagaimana namanya, doa ini menjadi benteng dari marabahaya dan keburukan.
Ketenangan Hati: Mengingat 1000 nama Allah secara berulang akan menghadirkan kedamaian batin yang luar biasa.
Pengampunan Dosa: Banyak riwayat menyebutkan bahwa siapa pun yang membacanya dengan ikhlas akan mendapatkan ampunan dan rahmat-Nya.
Mustajabnya Doa: Mengawali permohonan dengan memuji Allah melalui 1000 nama-Nya adalah salah satu adab agar doa cepat dikabulkan. Struktur dan Teks Doa Jawsyan Kabir (Cuplikan & Terjemahan)
Setiap pasal dalam Jawsyan Kabir diakhiri dengan kalimat tashbih (penyucian) yang dibaca bersama-sama:
"Subhanaka ya la ilaha illa anta, al-ghawth, al-ghawth, khallisna minan-nar ya Rabb."
Artinya: "Maha Suci Engkau, tiada Tuhan selain Engkau. Tolonglah kami, tolonglah kami, selamatkanlah kami dari api neraka, wahai Tuhanku." Contoh Pasal 1:
Allahumma inni as'aluka bismika: (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu:) Ya Allah (Wahai Allah) Ya Rahman (Wahai Maha Pengasih) Ya Rahim (Wahai Maha Penyayang) Ya Karim (Wahai Maha Mulia) Ya Muqim (Wahai Maha Menetapkan) Ya 'Adhim (Wahai Maha Agung) Ya Qadim (Wahai Maha Terdahulu) Ya 'Alim (Wahai Maha Mengetahui) Ya Halim (Wahai Maha Penyantun) Ya Hakim (Wahai Maha Bijaksana) Bagaimana Cara Mengamalkannya?
Mengingat teksnya yang sangat panjang (100 pasal), banyak umat Muslim yang mengamalkannya dengan cara berikut: Membaca di Malam Jumat: Waktu yang mustajab untuk berzikir.
Bulan Ramadan: Khususnya pada malam Lailatul Qadar, di mana doa ini sangat populer dibaca secara berjamaah.
Membaca Bertahap: Anda bisa membaca 10 pasal setiap hari agar tetap istikamah tanpa merasa terbebani.
Memahami Doa Jawsyan Kabir dan terjemahan adalah langkah awal untuk mengenal Allah lebih dekat (Ma'rifatullah). Setiap nama yang kita sebut adalah kunci pembuka pintu rahmat-Nya. Dengan menjadikan doa ini sebagai wirid harian, kita tidak hanya memohon perlindungan fisik, tetapi juga pembersihan jiwa dari noda dosa. doa jawsyan kabir dan terjemahan
Apakah Anda ingin fokus mempelajari makna spesifik dari salah satu pasal dalam Jawsyan Kabir, atau membutuhkan teks lengkap dalam format tertentu? AI responses may include mistakes. Learn more
Mengenal Doa Jawsyan Kabir: Perisai 1001 Nama Allah Doa Jawsyan Kabir adalah salah satu doa paling agung dalam tradisi Islam yang berisi 1001 nama dan sifat Allah SWT. Nama "Jawsyan" sendiri secara harfiah berarti "baju besi" atau "perisai", yang melambangkan fungsi doa ini sebagai pelindung spiritual bagi pembacanya. Sejarah Singkat
Menurut riwayat dari Imam Ali Zainal Abidin as, doa ini diturunkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau sedang berada dalam sebuah peperangan. Jibril menyampaikan bahwa doa ini adalah hadiah dari Allah sebagai pengganti baju besi fisik yang berat, berfungsi untuk menjaga Nabi dan umatnya dari bahaya. Struktur dan Kandungan
Doa ini disusun dengan sangat rapi dan puitis, terdiri dari 100 bait (pasal). Setiap bait mengandung 10 nama Allah, kecuali satu bait yang mengandung 11 nama, sehingga totalnya menjadi 1001 nama.
Di setiap akhir bait, terdapat kalimat zikir atau refrein yang dibaca bersama-sama:
سُبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta, al-ghawts al-ghawts, khallishnâ minan nâri yâ Rabb.
"Maha Suci Engkau, tiada Tuhan selain Engkau, tolonglah! tolonglah! Selamatkanlah kami dari api neraka, wahai Tuhanku." Contoh Bait Pertama dan Terjemahannya
Berikut adalah teks Arab dan arti dari bait pembuka Doa Jawsyan Kabir:
Teks Arab:اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا اَللهُ، يَا رَحْمَنُ، يَا رَحِيْمُ، يَا كَرِيْمُ، يَا مُقيمُ، يَا عَظِيْمُ، يَا قَدِيْمُ، يَا عَلِيْمُ، يَا حَلِيْمُ، يَا حَكِيْمُ
Terjemahan:"Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan nama-Mu: Ya Allah, wahai Yang Maha Pengasih, wahai Yang Maha Penyayang, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Kokoh, wahai Yang Maha Agung, wahai Yang Maha Terdahulu, wahai Yang Maha Mengetahui, wahai Yang Maha Penyantun, wahai Yang Maha Bijaksana." Keutamaan Membaca Jawsyan Kabir
Banyak ulama dan kitab seperti Al-Baladul Amîn menyebutkan fadhilah luar biasa dari doa ini, di antaranya:
Perlindungan Dunia Akhirat: Menjadi "benteng" dari musibah dan keburukan selama hidup.
Amalan Lailatul Qadar: Sangat dianjurkan dibaca pada malam-malam bulan Ramadhan, terutama saat Lailatul Qadar.
Penghapus Siksa: Barangsiapa membacanya dengan ikhlas, Allah akan menjauhkan jasadnya dari api neraka.
Tradisi Santri: Di Indonesia, doa ini sering dibaca sebagai wirid rutin di berbagai pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Lirboyo. Fadhilah dan Keutamaan Doa Jawsyan Kabir | PDF - Scribd
Doa Jawsyan Kabir adalah salah satu doa paling agung dalam tradisi Islam yang secara harfiah berarti "Pelindung Dada yang Besar"
. Doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan manifestasi dari 1001 nama dan sifat Allah SWT yang diyakini sebagai perisai spiritual bagi umat Muslim. Walisongo Repository 1. Asal-Usul dan Sejarah "Sang Perisai" Menurut riwayat, doa ini diajarkan langsung oleh Malaikat Jibril Nabi Muhammad SAW Doa Jawsyan Kabir dan Terjemahan: Perisai Agung Berisi
. Peristiwa ini terjadi di tengah medan peperangan yang sangat berat, di mana Jibril turun membawa pesan agar Rasulullah mengenakan "Jawsyan" (perisai) spiritual ini sebagai perlindungan bagi beliau dan umatnya. Repository IAIN Kediri 2. Struktur dan Isi Kandungan Doa ini memiliki susunan yang sangat sistematis dan indah: 100 Bait Utama : Terdiri dari 100 bagian atau bait. 1001 Nama Allah
: Setiap bait mengandung sekitar 10 nama atau sifat Allah yang berbeda, mulai dari Al-Rahman (Maha Pengasih) hingga Al-Kabir (Maha Besar). Refrain (Penutup Setiap Bagian)
: Setiap kali menyelesaikan satu bait, pembaca mengulang kalimat permohonan perlindungan:
"Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb"
(Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, tolonglah kami, selamatkan kami dari api neraka). Walisongo Repository 3. Keutamaan dan Manfaat Spiritual
Banyak ulama menyebutkan berbagai fadhilah bagi mereka yang mengamalkannya dengan tulus: Perlindungan Total : Diyakini sebagai benteng dari bahaya dunia dan akhirat. Pahala Ramadhan : Sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam Lailatul Qadar Kesembuhan & Ketenangan
: Digunakan sebagai sarana memohon kesembuhan dari penyakit dan ketenangan batin. Penjaga Rumah
: Tradisi menyebutkan bahwa menuliskan doa ini dan meletakkannya di rumah dapat melindunginya dari pencurian atau musibah kebakaran. 4. Terjemahan dan Makna Penting
Berikut adalah draf laporan mengenai Doa Jawsyan Kabir dan Terjemahannya
, yang merangkum asal-usul, struktur, serta keutamaan amalan ini. Laporan: Ringkasan Doa Jawsyan Kabir 1. Pengenalan dan Asal-Usul
: Jawsyan Kabir (Bahasa Arab: الجَوْشَن ٱلْكَبِير) secara harfiah bermaksud "Pelindung Dada yang Besar" "Perisai Agung"
: Menurut riwayat, doa ini diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW semasa sebuah pertempuran (Perang Uhud). Ketika baginda memakai perisai yang sangat berat dan menyakitkan, Jibril membawa doa ini sebagai perlindungan pengganti bagi baginda dan umatnya.
: Doa ini sangat popular dalam tradisi Muslim Syiah, namun turut diamalkan secara meluas dalam komuniti Muslim Sunni tertentu, terutamanya di Turki. 2. Struktur dan Kandungan Kandungan Utama : Doa ini mengandungi 1,001 Nama dan Sifat Allah Pembahagian : Terdiri daripada 100 bahagian (pasal/ayat)
: Setiap bahagian mengandungi 10 nama Allah, kecuali bahagian ke-55 yang mempunyai 11 nama. Zikir Penutup : Setiap akhir bahagian dibaca dengan ungkapan:
"Subhanaka ya la ilaha illa Anta, al-ghawth al-ghawth, khallishna minan-nari ya Rabb."
(Maha Suci Engkau, tiada Tuhan melainkan Engkau, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Tuhan). 3. Manfaat dan Keutamaan (Fadhilah)
Jawshan Kabir (Arabic: الجَوْشَن ٱلْكَبِير, meaning "Great Armor") is a long Islamic prayer containing 1001 names and attributes of God
. Traditionally, it is divided into 100 sections, each ending with a communal refrain. The Prophet (ﷺ) said: “Whoever recites Jawshan Kabir,
Here is the opening section (Fasl 1) and the recurring refrain, which is the "heart" of the prayer: Section 1 (Fasl 1) Transliteration Terjemahan (Indonesian)
اَللّٰهُمَّ اِنّى اَسْئَلُكَ بِاسْمِكَ Allahumma inni as’aluka bismika
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu: يَا اَللهُ يَا رَحْمٰنُ Ya Allahu, ya Rahmanu Wahai Allah, wahai Yang Maha Pengasih, يَا رَحِيْمُ يَا كَرِيْمُ Ya Rahimu, ya Karimu Wahai Yang Maha Penyayang, wahai Yang Maha Mulia, يَا مُقِيْمُ يَا عَظِيْمُ Ya Muqimu, ya Azhimu Wahai Yang Maha Menegakkan, wahai Yang Maha Agung, يَا قَدِيْمُ يَا عَلِيْمُ Ya Qadimu, ya Alimu Wahai Yang Maha Terdahulu, wahai Yang Maha Mengetahui, يَا حَلِيْمُ يَا حَكِيْمُ Ya Halimu, ya Hakimu Wahai Yang Maha Penyantun, wahai Yang Maha Bijaksana. The Refrain (Al-Ghawth)
After every section, it is customary to recite this plea for protection:
سُبْحَانَكَ يَا لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، الْغَوْثَ الْغَوْثَ، خَلِّصْنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ Transliteration:
Subhanaka ya la ilaha illa Anta, al-ghawth al-ghawth, khallisna minan-nari ya Rabb. Terjemahan:
"Maha Suci Engkau, tiada Tuhan selain Engkau. Tolonglah kami, tolonglah kami! Selamatkanlah kami dari api neraka, wahai Tuhanku."
According to tradition, the prayer was brought by the Angel Gabriel to Prophet Muhammad (PBUH) as "armor" during a battle. It is highly recommended to be recited during the nights of , particularly on Laylat al-Qadr Structure:
It consists of 100 chapters, with each chapter praising 10 names of Allah (totalling 1000, plus the opening "Allah" for 1001).
You can find the full 100 sections and deeper explanations on educational platforms like or specialized Islamic library sites. specific section (e.g., related to healing or sustenance) or the full Arabic text for a different chapter?
Berikut adalah write-up lengkap dan membantu mengenai Doa Jawshan al-Kabir, mencakup pengertian, keutamaan, naskah doa (bagian pembuka), serta terjemahan bahasa Indonesianya.
1. What is Doa Jawsyan Kabir?
Jawsyan Kabir (الجَوْشَنُ الْكَبِيرُ) means "The Great Armor" or "The Great Coat of Mail."
It is a famous long supplication (dua) attributed to the Prophet Muhammad (ﷺ). According to tradition, the angel Jibril (Gabriel) taught this dua to the Prophet during the Battle of Uhud when the Prophet’s body was heavily armored. The dua consists of 100 sections (verses) , each containing 10 names or attributes of Allah, making a total of 1,000 Names and Attributes of God.
It is widely recited in Shia and some Sunni Islamic traditions, especially on the nights of Ramadan, Laylatul Qadr, and Eid days.
6. Spiritual Benefits (According to Hadith & Scholars)
| Benefit | Description | |---------|-------------| | Protection | Like wearing an armor against calamities. | | Forgiveness | Reciting it sincerely leads to forgiveness of sins. | | Fulfillment of needs (Hajat) | Especially when recited for 3, 7, or 40 consecutive days. | | Safety in journeys | Protects from harm while traveling. | | Answer to prayers | The 1,000 names act as a powerful means (wasilah) to Allah. |
The Prophet (ﷺ) said: “Whoever recites Jawshan Kabir, Allah will grant him a house in Paradise, forgive his sins, protect him from poverty, and grant him safety from the Devil.”
(Cited in Bihar al-Anwar, vol. 91, p. 275 – grading varies, but widely recommended as a meritorious deed.)
Mengenal Doa Jawshan al-Kabir: Benteng Besar Perlindungan Allah
Doa Jawshan al-Kabir (bahasa Arab: الجوشن الكبير) merupakan salah satu doa paling agung dan komprehensif dalam tradisi Islam, khususnya yang diriwayatkan oleh para ulama Ahlul Bait (keturunan Nabi Muhammad SAW). Doa ini dikenal sebagai "Benteng Besar" karena kandungannya yang memohon perlindungan kepada Allah dari segala macam mara bahaya, penyakit, dan kegelapan.