Planes 2 Dubbing — Indonesia
You're looking for information on the Indonesian dubbing of Planes 2!
Planes: Fire & Rescue is a 2014 animated film and the sequel to the 2013 film Planes. The movie follows Dusty Crophopper, a plane who becomes a firefighter.
In Indonesia, the movie was dubbed into Bahasa Indonesia and released as "Planes 2" or "Planes: Api dan Penyelamatan" (which translates to "Planes: Fire and Rescue").
Here's a brief summary of the story:
Dusty Crophopper (voiced by Halley Steffen in the original, and possibly by a different actor in the Indonesian dub) is a small plane who dreams of becoming a firefighter. With the help of his friend, Maru (voiced by Stacey Edwards in the original), Dusty joins a team of firefighters in Piston Peak, a small town surrounded by beautiful landscapes. planes 2 dubbing indonesia
When a huge forest fire breaks out, Dusty and his team, including Blade Ranger (voiced by Dane Cook in the original), Lil' Dipper (voiced by Julia Louis-Dreyfus in the original), and Chug (voiced by Curtis Armstrong in the original), work together to put out the flames and save the town.
The movie features action-packed sequences, stunning animation, and a heartwarming story about friendship and perseverance.
If you're interested in watching the Indonesian dub of Planes 2, you might be able to find it on local streaming platforms or purchase a DVD/ digital copy with Indonesian subtitles or dubbing.
Have you watched Planes 2 in Indonesian or English? What did you think of the movie? You're looking for information on the Indonesian dubbing
For the Indonesian-dubbed version of Planes: Fire & Rescue (known in Indonesia as Planes 2: Fire & Rescue or Pesawat 2: Fire & Rescue),
The Indonesian dub was released in theaters on September 20, 2014. Dubbing Indonesia: Planes 2 Cast & Crew Dusty Crophopper: Eko Afianto Blade Ranger: Hermano Suryadi Lil' Dipper: Lis Kurniasih Maru: Agus Tunggono Cad Spinner: Fitra Hartono Mayday: Arya Samaji Dottie: Sani Oktania Sparky: Kamal Nasuti Skipper Riley: Muhammad Guritno Windlifter: Chug: Dewansyach Nasution Dynamite: Sofia Farida Winnie: Harvey: Bambang Riyanto Secretary of the Interior: Cabbie: Arief Lintau Drip: Mohammad Romli Patch: Esty Rohmiati André: Azhary Kulon Ryker: Budi Santoso Nick Loopin' Lopez: Tizar Sponsen Pulaski: Muhammad Abud Synopsis (Indonesian Focus)
Ketika pembalap udara terkenal di dunia, Dusty Crophopper, mengetahui bahwa mesinnya rusak dan dia mungkin tidak akan pernah bisa balapan lagi, ia harus beralih profesi ke dunia pemadam kebakaran udara. Dusty bergabung dengan helikopter veteran penyelamat, Blade Ranger, dan tim Smokejumpers-nya yang pemberani untuk melawan kebakaran hutan yang besar. Product Availability
Official DVDs of Planes 2: Fire and Rescue have been available for purchase in Indonesia via retailers like Ubuy Indonesia. Studio Setup : Use a professional recording studio
The phenomenon of plane dubbing in Indonesia, particularly with the movie "Planes 2," presents an interesting case study of how dubbed content is received and consumed in the country.
3. Voice Recording
- Studio Setup: Use a professional recording studio equipped with high-quality microphones and recording software.
- Directing: The director should guide the voice actors to ensure their performances match the original characters' emotions and timing.
Keunggulan "Planes 2 Dubbing Indonesia": Lebih dari Sekadar Terjemahan
Banyak orang tua di Indonesia mengakui bahwa menonton Planes 2 versi dubbing Indonesia jauh lebih menguntungkan dibandingkan versi Inggris dengan teks terjemahan (subtitle). Berikut alasannya:
-
Kemudahan Pemahaman untuk Anak-Anak Anak usia dini yang belum lancar membaca tentu akan kesulitan dengan subtitle. Dengan dubbing, mereka bisa fokus pada gambar, gerakan, dan ekspresi karakter sambil mendengar dialog dalam bahasa ibu atau bahasa nasional mereka. Istilah teknis seperti "cargo plane", "propeller", atau "fire retardant" diubah menjadi kata-kata yang mudah dicerna, seperti "pesawat angkut", "baling-baling", dan "pemadam api".
-
Lelucon dan Nuansa Lokal yang Mengena Tim penterjemah dan sutradara dubbing Indonesia biasanya tidak menerjemahkan kata per kata secara kaku. Mereka melakukan lokalisasi — menyesuaikan dialog dengan budaya Indonesia. Contohnya, julukan atau candaan antar karakter bisa diubah menjadi gaya bicara yang akrab di telinga Indonesia, seperti menggunakan kata "Bro", "Sob", atau ungkapan khas seperti "Astaga!" atau "Wah, gila juga ya!". Hasilnya, lelucon yang mungkin hambar dalam terjemahan literal menjadi hidup dan lucu.
-
Ekspresi Vokal yang Khas Pengisi suara profesional Indonesia mampu menjiwai karakter dengan sangat baik. Suara berat dan tegas Blade Ranger terdengar sangat berwibawa, suara cempreng Dipper dan Dynamite terdengar lucu, dan tentu saja, suara khas Dusty yang polos namun pemberani. Bahkan, tak jarang pengisi suara Indonesia mampu meniru intonasi asli para bintang Hollywood (Dane Cook, Julie Bowen, Ed Harris) namun dengan sentuhan lokal yang khas.
Mengapa Versi Dubbing Indonesia Begitu Spesial?
Bagi penonton dewasa dan anak-anak di Indonesia, menonton film impor dengan dubbing lokal memberikan keuntungan yang signifikan:
- Keterjangkauan Bahasa: Anak-anak tidak perlu membaca subtitle yang bergerak cepat. Mereka bisa fokus sepenuhnya pada visual dan emosi karakter.
- Humor Lokal: Tim pengisi suara profesional di Indonesia tidak menerjemahkan kata per kata. Mereka melakukan lokalisasi, yaitu mengadaptasi dialog dengan lelucon atau ungkapan yang akrab di telinga orang Indonesia (misalnya, penggunaan kata "Gile lo!", "Sok sokan", atau "Mantap jiwa").
- Karakter Hidup: Dalam Planes 2 dubbing Indonesia, para pemeran suara berhasil memberikan karakter yang unik. Suara Dusty terdengar polos dan bersemangat, sementara Blade Ranger terdengar tegas dan "bapak-bapak".